Tahapan Mencuci Kaos Sablon Supaya Tahan Lama

Siapa yang tidak mengenal kaos? Hampir semua orang di dunia ini tahu apa itu kaos. Pakaian simpel dengan beraneka ragam warna dan mudah dipadukan dengan item fashion lain memang menjadi favorit. Salah satu kaos favorit adalah kaos sablon. Baik itu dicetak sablon karakter hero favorit atau yang lainnya. Nah, pastinya Anda juga memiliki beberapa kaos sablon favorit yang tersimpan di lemari bukan? Untuk menjaga kaos sablon favorit tetap tahan lama dan tidak mudah luntur. Tentunya ada tahapan-tahapan perawatan yang harus dilakukan dengan baik dan benar.

kaos sablon

7 Tahapan Mencuci Kaos Sablon Yang Tepat

Tahapan merawat kaos bisa dimulai dari proses mencuci. Dalam mencuci kaos sablon, kita tidak bisa asal mencuci kemudian dijemur. Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dan dipertimbangkan dengan baik terlebih dahulu pastinya. Nah berikut ini ada beberapa tahapan mencuci kaos sablon yang baik supaya kaos lebih awet.

Merendam Kaos Secukupnya

Untuk merendam kaos sablon tentunya tidak perlu waktu lama, jangan sampai lewat satu jam. Jangan merendam kaos menggunakan air dan detergen yang berlebihan. Karena jika menggunakan detergen yang berlebihan akan merusak sablon pada kaos.

Memisahkan Dengan Pakaian Lain

Selanjutnya pastikan terlebih dahulu sudah memisahkan antara kaos sablon dengan pakaian lain. Terlebih untuk kaos yang memiliki warna kuat. Seperti merah, biru, hitam dan lainnya dengan warna kaos putih. Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi kelunturan warna pada kaos warna putih. Bayangkan saja jika kaos putih terkena lunturan dari kaos warna – warni. Tentunya tidak akan sedap dipandang mata. Selain itu, pisahkan kaos sablon dengan pakaian yang kotor.

Jangan Menyikat

Jika kaos sablon yang Anda miliki menggunakan bahan kain katun, tentu tekstur kaos tersebut lembut. Jadi alangkah baiknya jika sebisa mungkin menghindari menyikat kaos karena bisa merusak tekstur kain katun.

Menjemur Terbalik

Harus diketahui terlebih dahulu bahwa sinar matahari yang berlebih bisa membuat warna kaos dan sablon memudar. Oleh karena itulah, solusi terbaiknya adalah dengan membalik kaos yang di dalam menjadi di luar, begitu juga sebaliknya.

Usahakan Mencuci Tanpa Mesin Cuci

Akan lebih baik jika Anda bisa mencuci kaos sablon secara manual saja alias menggunakan kekuatan tangan. Jika Anda menggunakan mesin cuci, bisa jadi kaos sablon akan menjadi melar. Tidak hanya itu saja, tetapi sablon juga cepat rusak dan membuat pori-pori kain menjadi kasar. Ini karena ketika berputar, kaos menerima beban tarik – ulur serta gesekan dengan kain lain.

Jangan Lama Membersihkan Noda Pada Kaos

Apabila kaos sablon terkena noda, ada baiknya jika segera dibersihkan. Karena jika dibiarkan begitu saja akan membuat noda tersebut menjadi sulit untuk dihilangkan. Jika terpaksa, maka harus disikat, sehingga akan membuat kaos sablon menjadi cepat lepas atau rontok.

Menyetrika

Supaya kaos sablon Anda menjadi awet dan tahan lama, ada baiknya jika disetrika. Namun pastikan bahwa kaos sablon sudah benar-benar kering sebelum disetrika. Untuk kaos selain warna putih, sebaiknya hindari menyetrika pada bagian sablon. Selain itu juga atur panas setrika dalam posisi sedang.

Tidak Dipakai Tidur

Selain cara mencuci, ada hal lain yang harus diperhatikan dengan baik supaya kaos sablon tetap tahan lama. Yakni tidak dipakai untuk tidur, karena hal ini akan membuat cepat kotor khususnya di bagian leher. Sadar atau tidak, ketika tidur kita mengeluarkan keringat. Kombinasi keringat dan debu pada seprei membuat kaos menjadi kotor. Tidak hanya itu saja, tekanan pada kaos juga membuat kaos sablon lekas melar.

Write a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close